Cerita

Part I

Hidup Menunggu Mati

Bangun pagi, pegang HP di sebelah kanan.

Baca detik, lalu ganti ke facebook, scrool…..

Nonton video spongebob.

 

Keluar kamar, pergi ke dapur mengambil air hangat. Minum vitamin, dan kembali ke kamar.

Cermin digeser ke jendela yang penuh cahaya pagi.

Merenung sejenak.

Memandangi mata yang ada di cermin itu. Sayu tak berapi.

 

Lemah, bodoh, tidak jelas, tertinggal…

emang dia mau dengan mu yang begini?

 

Membuka IG, buka profile dengan akun kesekian. Tidak ada pembaharuan, tiada feed tiada story.

Postingan bola lebih menarik perhatian. Kenapa?

 

Mau hidup begini terus?
Memilih mati dan gagal untuk ada di api neraka?
Penuh distraksi dimana-mana
Berisik sekali rasanya

 Mau sampai kapan?

 

 

Part II

Bangkit dan Jatuh Silih Berganti

Bangkit, pumping semangat, kerja keras sampai sore,

malamnya jatuh lagi.

 

Pagi merencanakan, siang eksekusi, malam hilang lagi.

Sulit benar memprogram kebiasaan baru itu, distraksi disana sini.